Outdoor Siswi Kelas VIII – Gua Lawa

Outdoor/ Pendidikan Luar Kelas merupakan pendidikan yang dilakukan di luar ruang kelas atau di luar gedung sekolah, atau berada di alam bebas, seperti: bermain di lingkungan sekitar sekolah, di taman, di perkampungan nelayan/daerah pesisir, perkampungan petani/persawahan, berkemah, petualangan, sehingga diperoleh pengetahuan dan nilai-nilai yang berkaitan dengan aktivitas alam bebas.

Kompetensi yang Diperoleh Melalui Pendidikan Luar Kelas :

  1. Siswa dapat beradaptasi dengan lingkungan dan alam sekitar

  2. Siswa mengetahui pentingnya keterampilan hidup dan pengalaman hidup di lingkungan dan alam sekitar

  3. Siswa memiliki apresiasi terhadap lingkungan dan alam sekitar

    (Sumber)

Baru-baru ini SMP Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto khususnya untuk seluruh kelas VIII Putri mengadakan Outdoor di Gua Lawa. Gua Lawa merupakan keajaiban alam yang mungkin satu-satunya di Indonesia. Umumnya gua-gua yang ada di Indonesia terdiri dari batuan kapur dan berada di lereng bukit, sehingga sering melahirkan stalagnit dan stalagmit. Sedangkan Gua Lawa termasuk gua vulkanik yang terbentuk dari lava pegunungan aktif yang meleleh dan mengalami pendinginan beribu-ribu, bahkan berjuta-juta tahun. Proses pendinginan lava ini mengakibatkan batuannya keras dan kuat dengan warna hitam tanpa menimbulkan stalagnit maupun stalagmit. Tebal batuan bisa mencapai 50 meter, sehingga tahan terhadap guncangan. Letaknya juga tidak di lereng bukit, tapi di bukit. Proses alami dari gaya tarik bumi tidak mungkin terjadi di daerah kapur. Ciri-ciri gua vulkanik antara lain terdapat lorong dan mata air yang terjadi secara alami. Untuk menikmati keindahan Gua Lawa kita harus menuruni lubang tanah yang menganga dan menelusuri lorong-lorong. Melewati jalan selebar satu meter, kita akan menikmati kelembaban di dalam gua dan kesejukan mata air yang selalu menetes dari dinding-dinding gua. Di setiap dua-tiga puluh meter perjalanan menelusuri gua, kita bisa menengok ke atas dan menyaksikan lubang tanah berdiameter lebar yang selama ini berfungsi sebagai fentilasi gua. Lubang-lubang itu terbentuk dari proses alam, bukan dibuat manusia. (Sumber).

Sebelum siswa mengawali kegiatan siswa mendapat arahan dari pemanadu setempat untuk lebih jalas tentang biografi sejarah Gua Lawa dan juga para guru pendamping terkait tata tertib yang harus dipatuhi.

WhatsApp Image 2017-10-09 at 1.27.48 PM

Setelah mendapat arahan dan petunjuk dari pemandu dan guru pendamping para siswa mulai masuk ke dalam Gua Lawa yang dipastikan didalam gua itu gelap namun ada berapa penerangaan, mulai dari lampu maupun dari atas juga terlihat lubang diatasnya.

WhatsApp Image 2017-10-09 at 1.28.02 PM

WhatsApp Image 2017-10-09 at 1.28.16 PM

WhatsApp Image 2017-10-09 at 1.28.44 PM

WhatsApp Image 2017-10-09 at 1.28.23 PM(1)

Didalam Gua Lawa siswi juga kembali mendapat arahan dan penjelasan dari pemandu terkain struktur-struktur diadalam Gua lawa.

WhatsApp Image 2017-10-09 at 1.28.07 PM

WhatsApp Image 2017-10-09 at 1.28.26 PM

Selesai berkeliling ke Gua Lawa siswi -siwi kelas VIII kemuydian kembali ke Sekolah dan pulang kerumah masing-masing,. Untuk Hari berikutnya yaitu giliran untuk seluruh siswa Putra kelas VIII yang akan ke Gua Lawa selanjutnya

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*