Latih Tanggungjawab melalui Lomba Kebersihan

BANYAK CARA melatih siswa untuk bertanggungjawab, diantaranya mengajak anak untuk mengelola kebersihan kelas. Lalu membangun motivasi siswa mengggunakan strategi Lomba Kebersihan Kelas. Sebgaimana digelar oleh SMP Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto setiap bulan.

Lomba antar kelas bulanan dimulai sejak bulan oktober ini dengan menyeleksi kelas mana yang mampu melampaui standar kebersihan dan mengumpulkan nilai terbanyak. Uniknya, kompetisi ini dibagi per level dan dibedakan antara kelas putra dan putri.

“Lomba ini memang diberlakukan ke semua ruang kelas, namun ada banyak kategorinya mulai per level juga dipisah putra dan putri. Sehingga kompetisi ini tidak terlalu berat namun lebih menekankan pada penanaman karakter tanggungjawab,” terang ustazd Mustamim Luthfi, S.Pd.I, wakil kepala sekolah.

Penilaian dilakukan oleh tim yang terdiri dari guru dan karyawan. Tim ini secara berkala akan mengunjungi kelas untuk mendata perkembangan kebersihan kelas dari waktu ke waktu.

Menurut ustaz Mustamim, penilaian berdasar pada standar minimal kelas yang kondusif untuk belajar. Yaitu meliputiaspek kerapian, keindahan, kebersihan, kenyamanan, dan kesadaran petugas piket kelas.

“Melalui lomba Kebersihan ini, siswa diharapkan untuk dapat bertanggung jawab terhadap kenyamanan tempat belajar mereka sendiri. Program ini sebagai penyempurna program GCB (Gerakan Cinta Kebersihan) yang digalakkan oleh OSIS. Paling tidak, kebersihan jadi lebih menyeluruh, merambah dari bagian luar sampai ke dalam bagian sekolah. Selain itu, tentunya siswa akan termotivasi untuk berlomba menjadikan kelasnya mendapat predikat kelas terbersih,” tambahnya wakil kepala bidang kesiswaan ini.[]

sekolah_terbaik.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*