GPBI (Gerakan Peduli Bahasa Indonesia)

       Dalam kehidupan sehari-hari terkadang tanpa disadari kita menggunakan kata-kata yang salah alias tidak sesuai dengan ejaan dalam Bahasa Indonesia. Salah satu atau dua ejaan kata dalam tulisan kita mungkin sah-sah saja bagi umum, namun tidak halnya bagi dosen atau guru bahasa indones

There is no slider selected or the slider was deleted.

ia. Ejaan yang baku sangat penting untuk dikuasai dan digunakan ketika membuat suatu karya tulis ilmiah.

     Sebenarnya apa sih definisi atau pengertian ejaan baku dan ejaan tidak baku? Ejaan baku adalah adalah ejaan yang benar, sedangkan ejaan tidak baku adalah ejaan yang tidak benar atau ejaan salah.

      Bagaimana untuk mengetahui bahwa kata pada kalimat yang kita tulis tidak menyalahi aturan ejaan baku dan ejaan tidak baku? Cukup dengan membuka buku kamus bahasa indonesia yang terkenal baik yang dikarang oleh yang baik pula sebagai referensi. Contoh Kamus Besar Bahasa Indonesia karangan Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. (Sumber)

Berikut adalah berapa macam contoh ejaan/penulisan yang tidak baku dari siswi SMP Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto.

 

alirsyad1bindotidakbakuDapat dilihat dengan jelas bahwa kelasalahan pada penulisan “APOTIK” yang seharusnya ditulis “APOTEK

     Perbedaan penulisan kata “apotek” dan “apotik” adalah salah satu contoh kasus salah kaprah dalam penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Hal ini bisa terjadi di banyak kalangan, termasuk media masa. Kata “apotek” dan “apotik” diserap dari ejaan asing yang sama yaitu bahasa Belanda “apotheek” yang berarti tempat menjual dan kadang membuat atau meramu obat. Istilah “apotheek” ini berasal dari bahasa Yunani “apotheca” yang secara harfiah berarti “gudang” atau “penyimpanan”. Dalam bahasa asalnya tersebut, dapat kita lihat bahwa gugus vokal yang digunakan pada suku kata ketiga kata “apotheek” adalah “ee”, bukan “ie”. Sesuai dengan kaidah atau ketentuan penyesuaian ejaan asing ke dalam bahasa Indonesia yang telah diatur dalam buku Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan, huruf “ee” diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi “e”. Oleh karena itu, penulisan yang baku adalah “apotek”, bukan “apotik”. Selanjutnya, ‘ahli dalam ilmu obat-obatan’ disebut sebagai “apoteker”, yang merupakan serapan dari kata “apotheker” dalam bahasa Belanda, bukan “apotiker”. (Sumber)

alirsyad3

Untuk contoh yang terakhir ini adalah kata “POTO COPY” yang seharusnya ditulis dengan “FOTOKOPI”

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), yang tepat adalah fotokopi. Photocopy merupakan asal kata fotokopi yang diserap dari bahasa Inggris. Kata yang benar dan baku adalah fotokopi, arti kata fotokopi menurut KBBI adalah: hasil reproduksi (penggandaan) fotografis terhadap barang cetakan (tulisan). (Sumber)

alirsyad4Kata “PRAKTEK UMUM” yang seharusnya  ditulis dengan “PRAKTIK umum”

“Praktek” nampaknya merupakan salah satu kata yang paling sering digunakan dalam banyak ragam. Kita mengenal kerja praktek, malpraktek, praktek dokter, dan sebagainya. Pencarian menggunakan kata-kunci “praktek” di mesin pencari Google menemukan 1.350.000 entri. Tahukah Anda bahwa kata “praktek” adalah kata serapan yang tidak baku dan menyalahi Pedoman Umum Pembentukan Istilah (PUPI)?

Penyesuaian akhiran –ic dalam bahasa Inggris atau -isch dalam bahasa Belanda menjadi –ik dalam bahasa Indonesia. Praktik adalah serapan yang tepat, sehingga kata yang tepat adalah kerja praktik, malpraktik, dan praktik dokter. Namun demikian, kata ini lebih jarang digunakan. Pencarian melalui Google hanya menemukan 534.000 entri, jauh di bawah angka untuk kata “praktek”. Dari kata praktik, diturunkan kata praktikan (orang yang sedang melakukan praktik) dan praktikum (kegiatan yang terkait dengan praktik atau percobaan). (Sumber)

Nah itu dia beberapa contoh yang berahasil dari siswi Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto, maaf juga bilamana pada penulisan ini ada beberapa yang keliru dan tidak baku.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*